Kelas 2 (Fase A) · SD Muhammadiyah 01 Kukusan

Berapa Banyak yang Bisa
Dibawa Kapalku? 🪙

Tema: Kapal Kertasku Tidak Mau Tenggelam — Murid kelas 2 menyelidiki mengapa ada benda yang mengapung dan ada yang tenggelam, membuat kapal kertas, menguji berapa koin yang bisa dibawanya, dan memodifikasi kapal agar bisa membawa lebih banyak.

📚
IPAS & Matematika2 Mata Pelajaran Terintegrasi
🏫
Fase A / Kelas IISekolah Dasar
⏱️
20 JP · 5 Pertemuan4 JP per Pertemuan
⚙️
Model 5E BybeePraktik Pedagogis
= 8 koin! Mencatat dengan turus 🪙
💡 Pertanyaan Mengejutkan

Kertas Tenggelam — Tapi Kapal Kertas Mengapung. Mengapa?

Pertanyaan ini yang membingungkan sekaligus menakjubkan — dan menjadi titik awal seluruh penyelidikan ilmiah di kelas 2.

📋 Konteks Masalah

Bukan hanya berat benda yang menentukan apakah ia mengapung, tetapi juga bentuknya. Kapal kertas mengapung karena bentuknya menjebak ruang udara di dalamnya — dan udara jauh lebih ringan dari air.

Murid kelas 2 pertama-tama menyelidiki benda-benda mana yang mengapung — termasuk kejutan bahwa kertas flat tenggelam tetapi kapal kertas mengapung. Mereka kemudian membuat kapal, menguji berapa koin yang bisa dibawanya, memahami mengapa kapal bisa mengapung, dan memodifikasi kapal agar ruang udara di dalamnya lebih banyak sehingga dapat membawa lebih banyak koin. Semua hasilnya dicatat dengan turus dan dibandingkan dalam tabel.

🌬️
Ruang Udara = Kekuatan

Di dalam kapal ada ruang kosong berisi udara. Udara sangat ringan — lebih ringan dari air. Itulah yang membuat kapal mengapung.

⚖️
Berat Total = Batas

Ketika koin memenuhi kapal, berat total melebihi daya apungnya — kapal pun tenggelam. Semakin besar ruang udara, semakin banyak koin yang bisa ditampung.

📊
Data = Bukti

Kapal yang tenggelam lebih cepat bukan "gagal" — itu adalah DATA. Tanya: berapa koin yang berhasil? Bagaimana agar bisa lebih banyak?

✏️
Satu Perubahan = Satu Temuan

Di P4, hanya boleh mengubah SATU hal dari kapal — agar murid tahu persis hal mana yang membuat perbedaan.

🔬 Integrasi STEM

Sains · Teknologi · Enjinering · Matematika

Keempat disiplin bekerja bersama — dari menyelidiki sifat benda hingga mencatat data dengan turus.

🔬 Sains · IPAS

Menyelidiki Mengapung & Tenggelam

Bukan hanya berat — bentuk juga menentukan
  • Murid menguji 6–8 benda berbeda di baskom dan mengelompokkan hasilnya: mengapung vs. tenggelam.
  • Kejutan utama P1: kertas flat tenggelam, tetapi kapal kertas mengapung meskipun bahannya sama.
  • P3: demonstrasi mangkuk terbalik — udara terperangkap di dalamnya, mangkuk tidak tenggelam. Inilah prinsip kapal!
S
🔧 Teknologi

Koin & Turus sebagai Alat

Baskom · koin standar · tally marks
  • Baskom air sebagai "kolam uji" yang konsisten — kedalaman air sama di semua meja.
  • Koin jenis sama untuk semua kelompok — beban yang standar membuat perbandingan menjadi adil.
  • Turus (tally marks) — satu garis per koin, silang setelah 5. Teknologi pencatatan paling cocok untuk kelas 2.
T
⚙️ Enjinering

Siklus Desain Dua Putaran

Kapal pertama → data → modifikasi → bandingkan
  • Putaran 1 (P2): buat kapal model dasar → uji koin satu per satu → catat turus → simpulkan.
  • Putaran 2 (P4): pilih satu modifikasi → buat kapal baru → uji → bandingkan dengan Putaran 1.
  • Keputusan desain yang baik didasarkan pada pemahaman ilmiah (ruang udara), bukan sekadar coba-coba.
E
📊 Matematika

Turus, Tabel, Perbandingan

Mencatat · Menjumlah · Membandingkan

Murid memasukkan koin satu per satu, menggambar satu turus untuk setiap koin, lalu menghitung total:

= 5
= 3
Total = 8 🪙

Tabel dua baris: kapal pertama vs. kapal modifikasi. Angka lebih besar = kapal lebih kuat.

M
💧 Penyelidikan Pertemuan 1

Apa yang Mengapung, Apa yang Tenggelam?

Sebelum membuat kapal, murid menyelidiki dulu — menduga lebih dulu, baru menguji. Hasilnya sering mengejutkan!

🌊

Mengapung

🧽Busa/sponsBerisi udara
🍃DaunSangat ringan
🔵Tutup botol plastikAda ruang udara
🪵Kayu kecilLebih ringan dari air
✨ Kejutan Utama!

Kertas flat → tenggelam. Kapal kertas (bahan yang sama!) → mengapung. Mengapa? Karena bentuk yang berbeda menjebak udara di dalamnya!

⬇️

Tenggelam

🪙Koin logamPadat & berat
📏PenghapusPadat, tanpa ruang udara
🪨Batu kecilSangat padat
📄Kertas flatMenyerap air, tidak ada ruang udara
💬 Pertanyaan Pemantik P1

"Kalau kertas ini saya taruh di air, apa yang terjadi?" — Murid menjawab, kertas flat → tenggelam. Kemudian kapal kertas → mengapung! Guru belum menjelaskan mengapa. Simpan untuk P3.

⚙️ Dua Pilihan Modifikasi · Pertemuan 4

Ubah Satu Hal — Agar Kapal Bisa Bawa Lebih Banyak

Jika ruang udara yang membuat kapal mengapung, maka yang perlu diperbesar adalah ruang udara. Dua modifikasi ini melakukan persis itu.

🏰
Opsi A · Dinding Lebih Tinggi

Lipat Tepi Kapal Lebih Kecil

Ketika sampai di langkah "lipat tepi ke atas", lipat lebih kecil dari biasanya. Dinding kapal menjadi lebih tinggi — ruang udara di dalam kapal lebih besar secara vertikal.

Mengapa bisa membawa lebih banyak koin?
Dinding yang lebih tinggi artinya air perlu naik lebih tinggi untuk masuk ke kapal — sehingga kapal bisa menampung lebih banyak beban sebelum akhirnya tenggelam.
🚣
Opsi B · Kapal Lebih Lebar

Gunakan Lebar Penuh Kertas A4

Gunakan kertas yang tidak dilipat menjadi dua sebelum mulai — gunakan lebar penuh A4. Kapal menjadi lebih lebar dengan alas yang lebih besar.

Mengapa bisa membawa lebih banyak koin?
Alas yang lebih lebar mendistribusikan berat koin ke area yang lebih besar — seperti rakit vs. perahu sempit. Ruang udara lebih lebar ke samping.

Aturan Satu Perubahan

Hanya boleh mengubah SATU hal dari kapal — tinggi dinding ATAU ukuran alas, tidak keduanya sekaligus. Cara melipat selebihnya harus persis sama dengan kapal pertama. Ini agar murid bisa mengidentifikasi dengan pasti: perubahan inilah yang membuat perbedaan.

📅 Alur Pembelajaran · Model 5E

Lima Pertemuan, dari Dugaan hingga Data

Dari menguji benda-benda di air hingga kompetisi kapal terkuat — setiap pertemuan membangun pemahaman yang lebih dalam.

1
Engagement
Pertemuan 1 · Engagement
"Apa yang Mengapung dan Apa yang Tenggelam?"
🔍 Menduga Dulu💧 Uji di Baskom📍 Menggembirakan
  • Setiap meja memiliki baskom air dan 6–8 benda kecil. Murid menduga dulu (isi LK 1 kolom "menurutku") sebelum menguji — mana yang mengapung? mana yang tenggelam?
  • Uji satu per satu, pindahkan ke kolom "Hasil Nyata" di LK 1. Amati: dugaan mana yang ternyata salah?
  • Kejutan utama: kertas flat → tenggelam. Kapal kertas yang sudah dibuat guru → mengapung! "Ini juga kertas. Mengapa ini mengapung, yang tadi tenggelam?"
  • Diskusi kelompok kecil 2 menit. Guru catat semua dugaan di papan tanpa menilai. Jawaban sesungguhnya disimpan untuk P3.
2
Exploration
Pertemuan 2 · Exploration
"Membuat Kapal dan Menguji Berapa Koin yang Bisa Dibawa"
🚢 Buat Kapal🪙 Uji Koin✏️ Catat Turus
  • Guru menampilkan kapal yang sudah jadi di air lebih dulu. Ajukan tantangan: "Kira-kira kapal ini bisa bawa berapa koin sebelum tenggelam?" — murid menebak bebas.
  • Guru mengajarkan model kapal dasar langkah per langkah melalui demonstrasi. Murid yang selesai lebih dulu boleh membantu temannya.
  • Uji koin: taruh kapal di baskom → masukkan koin satu per satu ke tengah kapal → gambar satu turus untuk setiap koin → berhenti saat kapal tenggelam → hitung total.
  • Isi LK 2: kotak turus besar + total koin + pertanyaan perbandingan dengan teman semeja.
📋 Format LK 2
  • Kotak besar untuk menggambar turus koin (1 koin = 1 garis)
  • "Kapalku bisa membawa ___ koin sebelum tenggelam."
  • "Temanku yang paling banyak bisa membawa ___ koin."
3
Explanation
Pertemuan 3 · Explanation
"Mengapa Kapal Kertas Bisa Mengapung?"
🌬️ Ruang Udara🔬 3 Demonstrasi📍 Bermakna
  • Demo 1: kertas flat vs. kapal kertas di baskom secara bersamaan. Keduanya kertas, tapi satu tenggelam, satu mengapung — karena bentuk yang berbeda.
  • Demo 2 — Udara terperangkap: celupkan mangkuk plastik kecil dalam posisi terbalik ke air perlahan — udara di dalamnya mencegah tenggelam. 2–3 murid merasakan sendiri: taruh telapak tangan terbalik di atas permukaan air.
  • Demo 3: kapal berisi udara → mengapung. Kapal langsung diisi koin banyak sekaligus → tenggelam. Mengapa? Berat total melebihi daya apung.
  • Murid mengisi LK 3: warnai "ruang udara" di dalam kapal (gambar penampang) dengan warna biru muda. Lingkari: "Kapal bisa mengapung karena di dalamnya ada ___ (udara / air / koin)."
4
Elaboration
Pertemuan 4 · Elaboration
"Ubah Satu Hal agar Kapal Bisa Bawa Lebih Banyak"
🏰 Opsi A atau B📊 Tabel Perbandingan📍 Menggembirakan
  • Buka dengan pertanyaan: "Kalau ruang udara yang membuat kapal mengapung, apa yang harus kita perbesar?" Murid menjawab secara lisan — guru arahkan ke dua opsi modifikasi.
  • Setiap murid memilih SATU opsi (dinding lebih tinggi ATAU kapal lebih lebar) dan membuat kapal baru. Cara melipat selebihnya sama persis.
  • Uji koin dengan prosedur yang persis sama dengan P2: turus, hitung total, catat.
  • Isi LK 4: tabel dua baris (kapal pertama | kapal modifikasi), bandingkan hasilnya, tulis satu kalimat alasan mengapa hasilnya berbeda.
5
Evaluation
Pertemuan 5 · Evaluation — Asesmen Sumatif
"Kompetisi Kapal Terkuat dan Berbagi Temuan 🏆"
🏆 Kompetisi Kelas💬 Berbagi Temuan📍 Menggembirakan
  • Murid membuat satu "kapal final terbaik" — boleh menggunakan modifikasi dari P4 atau mencoba hal baru, selama dalam batasan material.
  • Kompetisi "Kapal Terkuat": setiap murid maju ke baskom di depan kelas. Kelas bersama menghitung dengan lantang: "Satu... dua... tiga..." saat koin dimasukkan. Berhenti saat tenggelam.
  • Guru catat semua angka di papan — data kelas yang menarik! Murid berbagi temuan kepada teman semeja (bukan seluruh kelas) dalam 2–3 kalimat: berapa koin, apa yang diubah, mengapa hasilnya berbeda.
  • Refleksi penutup: "Dari semua yang kamu coba, satu hal apa yang paling mengejutkanmu tentang kapal kertas?"

🎉 Filosofi Kompetisi

Kompetisi ini dirancang sebagai perayaan, bukan persaingan yang menghakimi. Setiap murid mendapat tepuk tangan — baik yang kapalnya bisa 3 koin maupun 15 koin. Yang terpenting: setiap murid dapat menyampaikan apa yang ia ubah dan mengapa ia mengubahnya.

👩‍🏫 Panduan Pendidik

Empat Prinsip yang Harus Dipegang Sepanjang Proyek

1

Percobaan Air = Kegembiraan, Bukan Kekacauan

Antisipasi dengan alas meja plastik/koran, handuk kecil di tiap meja, dan aturan sederhana yang disepakati bersama sebelum mulai.

2

Kapal Tenggelam = DATA, Bukan Kegagalan

Tanya: "Kapalmu bisa bawa berapa koin? Bagaimana agar bisa lebih banyak?" Bukan: "Salah. Seharusnya..."

3

Biarkan Murid Menduga Sebelum Guru Menjelaskan

Murid kelas 2 sudah bisa berdiskusi dalam kelompok kecil. Gunakan momen ini: biarkan mereka menduga dulu sebelum guru memberikan penjelasan.

4

Tampilkan Contoh Turus di Papan Sebelum LK

Pencatatan turus adalah keterampilan yang sedang dibangun: "Tiap koin = satu garis. Setelah 5 garis, silang." Perlihatkan ini secara visual sebelum murid mulai mengisi LK.

📋 Asesmen · Berbasis Observasi Guru

Asesmen di Kelas 2: Observasi + Portofolio

LK 1–4 berfungsi sebagai portofolio proses — bukti belajar nyata yang dapat dibaca kembali. Asesmen utama adalah pengamatan guru selama kegiatan dan saat berbagi di P5.

🚢 Membuat & Menguji
Proses STEM · P2–5
🌟 Berkembang BaikMembuat kapal di semua sesi, melakukan uji koin secara mandiri dan teliti, memodifikasi dengan pilihan yang jelas.
✅ BerkembangMembuat kapal dan menguji koin, kadang perlu dorongan. Modifikasi dilakukan meski tanpa alasan yang jelas.
🤝 Perlu PendampinganHanya membuat atau menguji dengan bimbingan penuh guru. Modifikasi tidak dilakukan atau tidak dapat dijelaskan.
🌬️ Menjelaskan Mengapung
Sains · P5 berbagi
🌟 Berkembang BaikDapat menjelaskan dengan kalimat sendiri bahwa ruang udara di dalam kapal yang membuat ia mengapung.
✅ BerkembangDapat menyebut "ada udara di dalam" meski belum dapat menjelaskan hubungannya dengan kemampuan membawa koin.
🤝 Perlu PendampinganBelum dapat menjelaskan mengapa kapal mengapung meskipun dengan panduan pertanyaan guru.
📊 Mencatat & Membandingkan
Matematika · LK 2 & 4
🌟 Berkembang BaikMenggunakan turus secara mandiri di LK 2 dan LK 4, mengisi total dengan benar, dan dapat membandingkan dua angka.
✅ BerkembangMenggunakan turus dengan bantuan, mengisi total, tetapi kesulitan membandingkan atau belum mengisi LK 4.
🤝 Perlu PendampinganBelum dapat menggunakan turus secara mandiri atau tidak mengisi tabel tanpa bantuan penuh.
💬 Menyampaikan Temuan
Komunikasi · P5 berbagi
🌟 Berkembang BaikDapat menyampaikan: jumlah koin, apa yang diubah, dan mengapa hasilnya berbeda — dalam 2–3 kalimat mandiri.
✅ BerkembangDapat menyampaikan jumlah koin dan apa yang diubah, tetapi alasan mengapa hasilnya berbeda belum jelas.
🤝 Perlu PendampinganHanya dapat menyampaikan jumlah koin, atau tidak dapat menyampaikan apapun tanpa bantuan pertanyaan panduan.
🗺️ Rencana Tindak Lanjut

Setelah Proyek: Langkah Selanjutnya

🌟 Berkembang Baik

Berkembang Baik
  • Tantangan lanjutan: coba buat kapal dari kertas yang berbeda ketebalan (HVS biasa vs. karton tipis). Apakah hasilnya berbeda? Mengapa?
  • Ajak murid menjadi "konsultan kapal" bagi temannya: apa yang ia sarankan untuk diubah agar kapal teman bisa membawa lebih banyak?
  • Tantangan tambahan: berapa koin yang bisa dibawa jika koin ditaruh di ujung kapal vs. di tengah kapal? Apakah posisi beban memengaruhi daya tahan?

✅ Berkembang

Berkembang
  • Berikan format LK yang lebih terstruktur: kotak turus sudah diberi petak per koin sehingga murid tinggal menghitamkan.
  • Gunakan pertanyaan panduan lisan: "Apa yang kamu ubah? Sebelumnya berapa koin? Sekarang berapa?" — untuk membantu murid menyusun kalimat penjelasan.

🤝 Perlu Pendampingan

Perlu Pendampingan
  • Berikan kapal yang sudah setengah jadi untuk diselesaikan — fokus pada pengalaman menguji koin, bukan melipat.
  • Dampingi langsung selama uji koin: guru yang memasukkan koin, murid yang menghitung dengan jari.
  • Sederhanakan LK: hanya satu baris (total koin) yang perlu diisi — guru bantu menulis angkanya bersama murid.
🤝 Kemitraan Pembelajaran

Belajar Bersama Komunitas

👨‍👩‍👧

Orang Tua Murid

Guru menyertakan "kartu tantangan rumah" sederhana: "Coba 5 benda di dapur — mana yang mengapung di baskom air?" — mendorong penyelidikan dilanjutkan di rumah bersama keluarga.

🌊

Meja sebagai Kolam Uji

Satu baskom per kelompok (3–4 murid), diisi air 2/3 penuh sebelum pelajaran. Alas plastik/koran, lap tangan, dan koin jenis sama di semua meja — kondisi yang konsisten membuat perbandingan adil.

"Kapal yang tenggelam lebih cepat bukan berarti gagal — itu adalah data. Dan dari data itulah murid belajar apa yang perlu diperbaiki — dan mengapa."
— Catatan Pendidik, Perencanaan STEM Kelas 2 · SDM01 Kukusan